Tren tukar tambah kendaraan di Sulawesi Selatan menunjukkan peningkatan pada awal semester II 2026. Kalla Toyota mencatat 220 transaksi tukar tambah kendaraan lama dengan unit baru. Jumlah tersebut meningkat 13,6 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Transaksi tukar tambah juga tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Peningkatan ini berlangsung seiring dengan pertumbuhan transaksi mobil bekas.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan penjualan mobil bekas melalui Kalla Toyota Trust mencapai 200 unit sepanjang Juli 2026. Angka tersebut meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Pencapaian ini menandai pertumbuhan 16 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025,” ujar Suliadin, Jumat (28/8/2026)
Dari sisi jenis kendaraan, Multi-Purpose Vehicle (MPV) atau mobil keluarga masih mendominasi permintaan konsumen. Sejumlah model dalam kategori tersebut tercatat lebih banyak diminati dibandingkan jenis kendaraan lainnya.
Permintaan terhadap Sport Utility Vehicle (SUV) juga menunjukkan peningkatan. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kendaraan berkapasitas penumpang lebih besar masih memiliki pasar yang kuat.
Menurut Suliadin, tren tersebut berkaitan dengan profil pembeli yang didominasi konsumen ritel dan keluarga. Kebutuhan mobilitas sehari-hari menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan jenis kendaraan.
“Mayoritas pelanggan mencari kendaraan yang andal, efisien, serta siap pakai untuk operasional harian maupun mobilitas keluarga,” jelasnya.
Permintaan kendaraan juga tidak hanya tercatat di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan pasar mulai terlihat di sejumlah wilayah lain di Sulawesi, seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
Peningkatan transaksi tukar tambah dan mobil bekas ini menunjukkan adanya perubahan pola pembelian kendaraan. Sebagian konsumen memilih menukar kendaraan lama untuk mendapatkan unit lain tanpa harus memulai transaksi dari awal.
Sementara itu, MPV, SUV, dan Low Cost Green Car (LCGC) diperkirakan masih menjadi segmen yang banyak dicari hingga akhir 2026. Perkembangan permintaan pada tiga kategori tersebut akan menjadi salah satu indikator pergerakan pasar kendaraan di Sulawesi sepanjang semester II tahun ini.
