By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
sulselakurat.co.id
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Reading: Proyek PSEL Dianggap Lamban, Wali Kota Makassar Diultimatimatum Tuntaskan dalam Waktu Dua Pekan
Share
  • Sulawesi Selatan
  • Peristiwa Terkini
  • Sulsel
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Kota Makassar
  • Keberlanjutan
  • Politik
sulselakurat.co.idsulselakurat.co.id
Font ResizerAa
Search
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Beranda » Proyek PSEL Dianggap Lamban, Wali Kota Makassar Diultimatimatum Tuntaskan dalam Waktu Dua Pekan
Isu lingkunganLingkungan & EnergiNews

Proyek PSEL Dianggap Lamban, Wali Kota Makassar Diultimatimatum Tuntaskan dalam Waktu Dua Pekan

[email protected]
2 bulan ago
Share
Proyek PSEL Dianggap Lamban
SHARE

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Makassar kembali menjadi sorotan. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberi waktu dua pekan kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk menyelesaikan persoalan yang menghambat proyek tersebut.

Peringatan itu disampaikan Zulkifli saat menghadiri Seminar Nasional Koperasi Merah Putih di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (4/8/2026). Jika persoalan PSEL belum juga diselesaikan, penanganannya disebut dapat dialihkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Pak Wali kota ini sampahnya belum beres. Saya kasih waktu lagi dua minggulah. Kalau tidak (beres), gubernur yang ambil alih karena perintah Presiden harus segera selesai,” ujar Zulkifli, Selasa (4/8/2026).

PSEL Makassar merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk penanganan sampah melalui pemanfaatan energi. Pemerintah menargetkan pembangunan 24 fasilitas PSEL dalam dua tahun. Delapan proyek sedang dipercepat di sejumlah daerah, termasuk Makassar.

Namun, proyek PSEL Makassar yang bernilai sekitar Rp3 triliun masih menghadapi sejumlah persoalan. Proyek ini mendapat penolakan dari sebagian warga dan komunitas pemerhati lingkungan. Perubahan lokasi pembangunan dan pembahasan skema tipping fee juga menjadi bagian dari persoalan yang belum tuntas.

More Read

Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Jelang Hari Pernikahan, Rumah Calon Pengantin di Takalar Dibobol! Uang dan Emas Total Rp250 Juta Raib
Kabar Gembira! Pembangunan Bendungan Jenelata Ditarget Rampung 2028, Bakal Dukung Irigasi 23 Ribu Hektare di Sulsel
Potret Bangunan SD Inpres Borongbulo di Pelosok Gowa, Hanya Berdinding Bambu dan Seng!
Rokok Ilegal Masih Marak di Sulsel, 111 Juta Batang Disita dan Potensi Kerugian Negara hingga Rp113 Miliar

Zulkifli menyebut PSEL juga bukan satu-satunya jawaban atas persoalan sampah. Menurutnya, fasilitas tersebut diperkirakan hanya mampu menangani sekitar 22 persen dari total volume sampah nasional.

“Tapi ini baru menyelesaikan sekitar 22 persen. Masih ada 77 persen lagi yang harus ditangani dengan berbagai teknologi,” ujarnya.

Di tengah polemik tersebut, PT SUS Environment International sebagai pengembang menyatakan PSEL Makassar dirancang mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari menjadi energi listrik.

Investment Director Indonesia Representative Office PT SUS Environment International, Mikael Jazdzyk, mengatakan fasilitas tersebut akan menggunakan sistem pengendalian emisi berlapis. Pemantauan emisi juga akan dilakukan secara real time selama 24 jam.

Kini, tenggat dua pekan menjadi sorotan baru dalam kelanjutan proyek tersebut. Persoalan lokasi, pembiayaan, penerimaan masyarakat, dan kesiapan teknis menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan sebelum PSEL Makassar dapat direalisasikan.

You Might Also Like

Permintaan LPG 3 Kg di Sulsel Meningkat, Ribuan Tabung Tambahan Disebar Guna Cegah Panic Buying 
Konflik Pemkab dan DPRD Gowa Memanas, Bupati Minta Gubernur Fasilitasi Mediasi di Tengah Proses Hak Angket
Gaji PPPK Paruh Waktu Enrekang Diduga Dipotong, Pemkab Minta Dugaan Penyelewengan Diusut
Pelemahan Rupiah Mulai Tekan Dunia Usaha di Sulsel, Biaya Produksi hingga Daya Beli Terdampak!
Lima BPR di Sulsel Resmi Bergabung, Fokus Perkuat Layanan untuk UMKM
TAGGED:LingkunganPeristiwa TerkiniSulawesi SelatanSulsel
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kecelakaan Maut di Lampu Merah Bone, Balita 4 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Perwira Polisi Kecelakaan Maut di Lampu Merah Bone, Balita 4 Tahun Tewas Usai Ditabrak Mobil Perwira Polisi
Next Article Permintaan LPG 3 Kg di Sulsel Meningkat Permintaan LPG 3 Kg di Sulsel Meningkat, Ribuan Tabung Tambahan Disebar Guna Cegah Panic Buying 

Follow

Temukan Kami di Media Sosial @sulselakurat
10kLike
50kFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
Berita Terpopuler
Kawasan MaRi Makassar akan diperluas menjadi kawasan terpadu yang menghadirkan pusat perbelanjaan, apartemen, hingga ballroom di lahan eks Hotel Sahid
DaerahKota Makassar

MaRI Makassar Akan Diperluas di Lahan Eks Hotel Sahid, KALLA Hadirkan Apartemen hingga Ballroom!

By [email protected]
5 bulan ago
Kian Meluas! 75 Ribu Hektare Pertanian Sulsel Dilanda Kekeringan, 26 Ribu Hektare Gagal Panen
Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan, Targetkan Konektivitas Antar Wilayah Meningkat
Jaringan Penipuan Daring “Passobis” di Sidrap Terungkap, 12 Tersangka Jebak Korban Lewat Tawaran Mobil Murah 
Penyalahgunaan BBM Subsidi Masih Marak, Ribuan Kendaraan di Sulselbar Diblokir!
about us

Portal media online wilayah Sulawesi Selatan Sulselakurat.co.id menyajikan berita harian yang jelas dan akurat.

News
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Peristiwa Terkini
  • Politik
Daerah
  • Kabupaten
  • Kota Makassar
Lingkungan
  • Isu lingkungan
  • Keberlanjutan
  • Pertambangan & energi
Kalender
  • Acara Adat
  • Acara Masyarakat
  • Festival
  • Kegiatan Daerah
Explore
  • Wisata
  • Budaya
  • Kuliner
Hiburan
  • Musik
  • Olahraga
About Us
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?