Kawasan Tanjung Bunga, Makassar, kembali menjadi lokasi pengembangan hunian baru. Unit usaha properti Kalla Group, Kalla Land, berencana membangun kawasan perumahan di atas lahan sekitar 5 hektare yang berada di eks lokasi pabrik PT Bumi Sarana Beton, Jalan Manunggal 22.
Pengembangan tersebut menyasar pasar perumahan segmen menengah di Kota Makassar yang dinilai masih memiliki permintaan cukup tinggi.
Chief Operating Officer (COO) Kalla Land, M. Natsir Mardan, mengatakan proyek tersebut direncanakan mulai memasuki tahap peletakan batu pertama pada Juni 2026 dan ditargetkan diluncurkan pada November mendatang.
“Proyek ini dijadwalkan memulai peletakan batu pertama pada Juni 2026 dan kami targetkan dapat resmi diluncurkan pada November mendatang”. Ujar Natsir, Senin (25/5/2026).
Pada tahap awal, kawasan perumahan tersebut akan menghadirkan beberapa tipe hunian, mulai dari tipe 55, tipe 72, hingga tipe 130.
Pengembangan kawasan hunian baru di wilayah barat Makassar dinilai menjadi bagian dari meningkatnya aktivitas sektor properti di Kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir.
Kawasan Tanjung Bunga sendiri terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di Makassar dengan hadirnya kawasan komersial, fasilitas publik, hingga pembangunan hunian.
Di sisi lain, persaingan sektor properti di Makassar juga disebut semakin kompetitif dengan masuknya berbagai pengembang lokal maupun nasional.
Meski demikian, kebutuhan hunian di kawasan perkotaan masih dinilai cukup tinggi, terutama pada segmen masyarakat menengah yang membutuhkan akses dekat pusat aktivitas kota.
Selain faktor lokasi, pengembangan kawasan perumahan juga dinilai berpotensi mempengaruhi pertumbuhan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah pembangunan, mulai dari sektor jasa, perdagangan, hingga tenaga kerja konstruksi.
Hingga saat ini, proyek tersebut masih berada dalam tahap persiapan sebelum memasuki proses pembangunan fisik.
