Kondisi SD Inpres Borongbulo di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah bangunan yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar viral di media sosial. Sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut masih menggunakan ruang belajar sederhana dengan dinding berbahan anyaman bambu dan seng.
Keterbatasan fasilitas tersebut tidak menghentikan aktivitas pendidikan di sekolah. Para siswa masih mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan ruang dan sarana yang tersedia.
Kondisi bangunan sekolah kemudian ramai diperbincangkan setelah foto dan videonya beredar di media sosial. Sorotan publik terutama mengarah pada kondisi ruang belajar yang dinilai masih membutuhkan peningkatan agar lebih memadai bagi siswa dan tenaga pendidik.
Perhatian terhadap SD Inpres Borongbulo turut mendapat respons dari Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman. Setelah mengetahui kondisi sekolah tersebut, koordinasi dilakukan dengan jajaran terkait untuk melakukan pendataan sebagai langkah awal penanganan.
Pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Cabang Gowa kemudian turun untuk mengumpulkan data mengenai sekolah tersebut. Salah satu yang dibutuhkan adalah dokumen terkait lahan untuk mengetahui luas area yang tersedia.
Kepala SD Inpres Borongbulo Sarimanong mengatakan pendataan lahan tersebut berkaitan dengan rencana pembangunan tiga ruang kelas permanen.
“Kemarin saya diminta data akte hibah lahan untuk mengetahui total luas lahan karena rencananya akan dibangunkan tiga ruang kelas permanen,” kata Sarimanong, Kamis (1/10/2026).
Pegawai Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel Cabang Gowa, Abdullah, juga menyebut pendataan dilakukan setelah adanya arahan dari pimpinan menyusul respons Gubernur Sulsel terhadap kondisi sekolah tersebut.
“Saya diperintahkan langsung oleh pimpinan sebab Gubernur yang langsung menelepon ke pimpinan kami dan pimpinan kami memerintahkan untuk mengambil data kelas jauh ini,” ujar Abdullah, Rabu, (30/9/2026).
Rencana pembangunan tiga ruang kelas permanen menjadi tindak lanjut awal terhadap kondisi fasilitas SD Inpres Borongbulo. Saat ini, proses tersebut masih berada pada tahap pendataan lahan dan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
