Kota Parepare akan menjadi tuan rumah Celebes Creative Festival (CCF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3–12 Juli 2026 di Lapangan Andi Makkasau. Festival ini akan mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah di Indonesia Timur melalui beragam kegiatan kolaboratif dan pengembangan industri kreatif.
CCF 2026 diselenggarakan oleh jejaring komunitas kreatif yang tergabung dalam Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dengan mengusung tema Creative Collaboration for Sustainable Growth.
Sebanyak 19 agenda telah disiapkan dalam festival tersebut. Kegiatan yang akan digelar antara lain Celebes Creative Expo, Sulawesi Creative Market, Creative Business Matching, Startup Showcase, Creative Talk Show Series, Creative Workshop Series, kompetisi fotografi dan videografi, kompetisi kreator konten, festival kuliner, pertunjukan musik, pemutaran film, hingga kirab budaya.
Koordinator Daerah ICCN Sulawesi Selatan, Andiz Pettalolo, mengatakan Parepare dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki ekosistem komunitas kreatif yang aktif dan terus berkembang.
“Parepare dipilih karena memiliki ekosistem komunitas yang solid dan mampu membangun kolaborasi lintas sektor”. Ujarnya.
Festival ini diproyeksikan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri kreatif dari berbagai subsektor, mulai dari seni pertunjukan, desain, kriya, kuliner, fashion, hingga teknologi kreatif.
Selain menampilkan karya dan produk kreatif, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah agenda diskusi dan forum kolaborasi seperti Cipta Ruang, Penta Helix Talkshow, dan Celebes Creative Connect. Forum tersebut akan mempertemukan komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Penyelenggaraan CCF 2026 juga dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi Kota Parepare. Kehadiran peserta, komunitas, pelaku usaha, dan pengunjung dari berbagai daerah diperkirakan akan mendorong aktivitas sektor UMKM, kuliner, perhotelan, transportasi, dan jasa pendukung lainnya selama festival berlangsung.
Melalui berbagai agenda yang disiapkan, festival ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berbagi pengalaman, memperluas pasar, dan memperkuat ekosistem industri kreatif di Sulawesi Selatan maupun kawasan Indonesia Timur.
