Peredaran narkotika di Sulawesi Selatan masih menjadi persoalan serius. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, 1.175 kasus narkotika dengan total 1.778 tersangka berhasil diungkap.
Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 70 kilogram sabu, 2.178 gram ganja, 1.039 butir ekstasi, 544 gram tembakau sintetis, serta 16.797 butir obat daftar G. Selain itu, turut diamankan cairan sintetis sebanyak 1.723 mililiter, 157 cartridge etomidate, dan kokain seberat 30,7 kilogram yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, mengatakan sebagian barang bukti hasil pengungkapan kasus akan dimusnahkan. Barang bukti tersebut meliputi 56,8 kilogram sabu, 1 kilogram ganja, 209 butir ekstasi, dan 7,6 kilogram kokain dengan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar.
Menurutnya, sejumlah pengungkapan besar berhasil dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk kasus yang diduga terkait jaringan narkotika lintas daerah dan internasional yang masuk melalui jalur laut.
Salah satu pengungkapan terbesar terjadi di wilayah hukum Polres Parepare melalui Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN). Dalam kasus tersebut, polisi menggagalkan peredaran 40 kilogram sabu yang dikirim dari Batam melalui jalur pelabuhan.
“Pihak berwajib berhasil mendeteksi secara manual dan menemukan 40 kilogram sabu. Kasus ini masih terus dikembangkan”. Ujar Djuhandhani di Mapolda Sulsel, Rabu (10/6/2026).
Selain itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel juga mengungkap tiga kasus besar dengan total barang bukti sekitar 10 kilogram sabu. Sementara Polrestabes Makassar mengembangkan kasus yang berujung pada penangkapan empat tersangka dengan barang bukti sabu seberat 5 kilogram.
Temuan narkotika jenis baru turut menjadi perhatian. Selain sabu dan ekstasi, petugas menemukan cairan sintetis yang dikamuflase sebagai liquid vape serta etomidate yang mulai muncul dalam sejumlah pengungkapan kasus.
Data tersebut menunjukkan peredaran narkotika di Sulawesi Selatan masih berlangsung melalui berbagai jalur dan melibatkan jaringan yang cukup luas.
