By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
sulselakurat.co.id
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Reading: Jembatan Rusak Tak Kunjung Dibenahi Hambat Aktivitas Warga, Warga Maros Patungan Perbaiki Akses Utama
Share
  • Sulawesi Selatan
  • Peristiwa Terkini
  • Sulsel
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Kota Makassar
  • Keberlanjutan
  • Politik
sulselakurat.co.idsulselakurat.co.id
Font ResizerAa
Search
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Beranda » Jembatan Rusak Tak Kunjung Dibenahi Hambat Aktivitas Warga, Warga Maros Patungan Perbaiki Akses Utama
News

Jembatan Rusak Tak Kunjung Dibenahi Hambat Aktivitas Warga, Warga Maros Patungan Perbaiki Akses Utama

[email protected]
3 bulan ago
Share
Jembatan Rusak Tak Kunjung Dibenahi Hambat Aktivitas Warga, Warga Maros Patungan Perbaiki Akses Utama
SHARE

Warga Dusun Kampala, Desa Bonto Matene, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, bergotong royong memperbaiki jembatan rusak menggunakan dana hasil swadaya pada Minggu (19/7/2026). Mereka memilih turun tangan sendiri karena jembatan yang menjadi akses utama warga belum juga mendapat perbaikan permanen.

Jembatan tersebut menghubungkan Dusun Kampala dengan pusat Desa Bonto Matene. Setiap hari, jalur ini digunakan warga untuk berangkat bekerja, mengantar anak ke sekolah, serta mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan ke pasar. Kerusakan yang semakin parah dikhawatirkan menghambat aktivitas masyarakat sekaligus membahayakan pengguna jalan.

Jembatan rusak ini berada di wilayah barat Kabupaten Maros. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Dusun Kampala berjarak sekitar 13 kilometer dari Kantor Bupati Maros dan sekitar 7 kilometer dari ibu kota Kecamatan Marusu.

Meski telah diperbaiki secara swadaya, jembatan saat ini baru dapat dilintasi kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat masih belum bisa melintas karena kondisi konstruksi belum sepenuhnya aman. Dengan membawa semen, pasir, kerikil, sekop, hingga gerobak sorong, masyarakat menutup lubang dan memperbaiki bagian lantai jembatan yang rusak sebagai solusi sementara agar akses tetap dapat dilalui.

More Read

Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Jelang Hari Pernikahan, Rumah Calon Pengantin di Takalar Dibobol! Uang dan Emas Total Rp250 Juta Raib
Kabar Gembira! Pembangunan Bendungan Jenelata Ditarget Rampung 2028, Bakal Dukung Irigasi 23 Ribu Hektare di Sulsel
Potret Bangunan SD Inpres Borongbulo di Pelosok Gowa, Hanya Berdinding Bambu dan Seng!
Rokok Ilegal Masih Marak di Sulsel, 111 Juta Batang Disita dan Potensi Kerugian Negara hingga Rp113 Miliar

Sebelum diperbaiki, permukaan jembatan dipenuhi lubang dan beton yang mengelupas. Kondisi tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, Aiptu Mursida, mengatakan warga sepakat melakukan gotong royong karena khawatir kerusakan jembatan terus bertambah parah, sementara penanganan permanen belum juga dilakukan.

“Jembatan ini adalah akses utama warga. Karena kondisinya semakin hari semakin parah dan membahayakan. Sementara perhatian dari pemerintah daerah belum juga ada, kami sepakat memperbaikinya sendiri secara swadaya,” ujarnya (19/7/2026).

Warga menyadari perbaikan yang dilakukan hanya bersifat sementara. Tambalan hasil swadaya diperkirakan tidak akan bertahan lama jika terus dilalui kendaraan setiap hari, terutama saat musim hujan. Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh agar jembatan kembali layak dilalui seluruh jenis kendaraan. 

Hingga artikel ini diterbitkan, Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUTRPKP) Kabupaten Maros belum memberikan tanggapan terkait rencana perbaikan permanen maupun alokasi anggaran untuk jembatan tersebut.

You Might Also Like

Diduga Kecanduan Judi Online, Karyawan Distributor di Gowa Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Ratusan Juta!
Transfer ke Daerah di Sulsel Capai Rp5,97 Triliun, Dukung Layanan Publik
Sindikat Penggelapan 21 Mobil Terbongkar di Sulsel, Anggota DPRD Bantaeng hingga Oknum Polisi Ikut Terseret
Kemacetan Jalur Makassar-Gowa Makin Padat, Pembangunan Jembatan Kembar Barombong Dipercepat!
Kemarau Picu Peningkatan Kebutuhan LPG 3 Kg, Enam Daerah Sulsel Dapat Pasokan Tambahan
TAGGED:EkonomiPolitikSulawesi SelatanSulsel
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article BBPOM Ingatkan Ancaman Jajanan Tak Aman, Vape hingga Obat Ilegal yang Mulai Menyasar Pelajar BBPOM Ingatkan Ancaman Jajanan Tak Aman, Vape hingga Obat Ilegal yang Mulai Menyasar Pelajar
Next Article Pekerja Asal Maros di Armenia Tewas Dibunuh Sesama WNI Geger! Pekerja Asal Maros di Armenia Tewas, Diduga Dibunuh Sesama WNI Usai Tolak Ajakan Penggelapan Dana 

Follow

Temukan Kami di Media Sosial @sulselakurat
10kLike
50kFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
Berita Terpopuler
Emas dan Nikel Jadi Andalan! Sulsel Bidik Investasi Rp21 Triliun di Tahun 2026
News

Emas dan Nikel Jadi Andalan! Sulsel Bidik Investasi Rp21 Triliun di Tahun 2026 

By [email protected]
4 bulan ago
Pembenahan TPA Antang Capai 70 Persen, Bau Sampah ke Permukiman Diharapkan Berkurang
Bikin Geleng Kepala! 25 Ribu Lebih Warga Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Main Judi Online
Selangkah Lagi Luwu-Lutra Akan Semakin Terhubung! Jembatan Salujambu Ditargetkan Selesai September 2026
Belum Merata! Daerah Terpencil di Sulsel Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan
about us

Portal media online wilayah Sulawesi Selatan Sulselakurat.co.id menyajikan berita harian yang jelas dan akurat.

News
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Peristiwa Terkini
  • Politik
Daerah
  • Kabupaten
  • Kota Makassar
Lingkungan
  • Isu lingkungan
  • Keberlanjutan
  • Pertambangan & energi
Kalender
  • Acara Adat
  • Acara Masyarakat
  • Festival
  • Kegiatan Daerah
Explore
  • Wisata
  • Budaya
  • Kuliner
Hiburan
  • Musik
  • Olahraga
About Us
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?