Empat daerah Sulawesi Selatan mendapat tambahan sebanyak 2.131 tabung LPG subsidi 3 kilogram menyusul peningkatan kebutuhan masyarakat. Tambahan pasokan tersebut didistribusikan ke Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo.
Jumlah tambahan itu setara sekitar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di wilayah tersebut. Penambahan dilakukan melalui skema extra dropping untuk menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram sekaligus mengantisipasi pembelian berlebihan atau panic buying.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dilakukan setelah terpantau adanya peningkatan kebutuhan di sejumlah daerah.
“Saat melihat adanya peningkatan kebutuhan di beberapa daerah, Pertamina segera menambah pasokan LPG 3 kg sebesar 34 persen dari rerata penyaluran harian di wilayah tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Lilik dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).
Berdasarkan pemantauan setelah penambahan pasokan, kondisi penyaluran disebut mulai membaik. Ketersediaan LPG di pangkalan resmi juga berangsur kembali terjaga.
Penyaluran tambahan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi. Evaluasi terhadap kebutuhan LPG juga akan dilakukan untuk menentukan penyesuaian pasokan apabila kembali terjadi peningkatan konsumsi.
Masyarakat diminta membeli LPG 3 kilogram melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Pembelian melalui jalur resmi juga diperlukan agar distribusi LPG subsidi tetap terpantau.
LPG 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat dan usaha tertentu sesuai ketentuan. Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Migas Nomor B-2461/MG.05/DJM/2022, LPG subsidi tidak diperuntukkan bagi sejumlah jenis usaha, seperti restoran, hotel, laundry, usaha batik, peternakan, dan jasa las. Penggunaannya untuk sektor pertanian juga mengikuti ketentuan yang berlaku.
Penambahan 2.131 tabung di empat daerah tersebut dilakukan untuk merespons peningkatan kebutuhan sekaligus menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram. Masyarakat juga diimbau tidak membeli secara berlebihan selama pasokan dan distribusi tetap berjalan.
