By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
sulselakurat.co.id
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Reading: Petani Sidrap Tinggalkan Diesel dan Gas, Sawah 1.750 Hektare Beralih ke Listrik
Share
  • Sulawesi Selatan
  • Peristiwa Terkini
  • Sulsel
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Kota Makassar
  • Keberlanjutan
  • Politik
sulselakurat.co.idsulselakurat.co.id
Font ResizerAa
Search
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Beranda » Petani Sidrap Tinggalkan Diesel dan Gas, Sawah 1.750 Hektare Beralih ke Listrik
News

Petani Sidrap Tinggalkan Diesel dan Gas, Sawah 1.750 Hektare Beralih ke Listrik

[email protected]
4 bulan ago
Share
Petani Sidrap Tinggalkan Diesel dan Gas, Sawah 1.750 Hektare Beralih ke Listrik
SHARE

Modernisasi sektor pertanian mulai terlihat di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sejumlah petani kini beralih menggunakan pompa listrik untuk mendukung sistem irigasi sawah sebagai upaya menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan efisiensi usaha tani.

Salah satu penerapannya berada di kawasan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Duampanua, Desa Baranti. Sebanyak 11 unit pompa irigasi bertenaga listrik mulai beroperasi sejak April 2026 dan melayani lahan pertanian seluas sekitar 1.750 hektare.

Sebelumnya, petani mengandalkan bahan bakar gas dan diesel untuk mengoperasikan pompa air. Kondisi tersebut membuat biaya operasional relatif tinggi karena petani harus membeli sekaligus mengangkut bahan bakar setiap hari.

Ketua Gapoktan Duampanua, Ruslan, mengatakan penggunaan listrik memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap biaya produksi. Jika sebelumnya biaya operasional pompa mencapai sekitar Rp2,25 juta per bulan, kini turun menjadi sekitar Rp270 ribu per bulan.

More Read

Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Jelang Hari Pernikahan, Rumah Calon Pengantin di Takalar Dibobol! Uang dan Emas Total Rp250 Juta Raib
Kabar Gembira! Pembangunan Bendungan Jenelata Ditarget Rampung 2028, Bakal Dukung Irigasi 23 Ribu Hektare di Sulsel
Potret Bangunan SD Inpres Borongbulo di Pelosok Gowa, Hanya Berdinding Bambu dan Seng!
Rokok Ilegal Masih Marak di Sulsel, 111 Juta Batang Disita dan Potensi Kerugian Negara hingga Rp113 Miliar

Selain lebih hemat, penggunaan pompa listrik juga dinilai lebih praktis karena petani tidak lagi bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Sistem operasional menjadi lebih sederhana dan dapat digunakan secara berkelanjutan untuk mendukung kebutuhan irigasi.

“Kami merasa sangat terbantu sejak menggunakan listrik untuk pompa air. Sekarang jauh lebih mudah dan biaya produksi bisa ditekan”. ujar Ruslan (10/6/2026)

Menurutnya, keberadaan pompa listrik membantu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama saat petani membutuhkan pasokan air secara cepat untuk mendukung musim tanam.

Fenomena ini menunjukkan mulai terjadinya perubahan pola pengelolaan pertanian di Sidrap yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Pemanfaatan teknologi dan energi listrik mulai digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi di tingkat petani.

Selain sektor persawahan, penggunaan listrik juga mulai diterapkan pada sektor peternakan modern di Sidrap. Sejumlah peternak memanfaatkan listrik untuk mendukung sistem kandang otomatis, mulai dari pemberian pakan, ventilasi, hingga pengaturan suhu.

Peralihan ke sistem berbasis listrik menjadi salah satu langkah yang banyak dipilih pelaku usaha agrikultur untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan produktivitas. Di tengah kebutuhan peningkatan produksi pangan, modernisasi sarana pertanian dan peternakan dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat mendukung keberlanjutan usaha masyarakat di sektor agrikultur.

You Might Also Like

Sindikat Penggelapan 21 Mobil Terbongkar di Sulsel, Anggota DPRD Bantaeng hingga Oknum Polisi Ikut Terseret
Satu Perusahaan Kerjakan 108 Paket APBD 2026, Pengadaan Pemkab Bone Jadi Sorotan!
Niat Open BO Berujung Pencurian Motor, Pelaku Kabur dari Kolaka hingga Ditangkap di Makassar
Kementerian ESDM Kaji Pembangunan Storage BBM di Selayar, Pasokan Energi Sulsel Berpotensi Lebih Kuat
Ketua DPRD Bone Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Staf PPPK, Dipicu Persoalan Kue Sajian Tamu
TAGGED:EkonomiLingkunganPeristiwa TerkiniSulawesi Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Emas dan Nikel Jadi Andalan! Sulsel Bidik Investasi Rp21 Triliun di Tahun 2026 Emas dan Nikel Jadi Andalan! Sulsel Bidik Investasi Rp21 Triliun di Tahun 2026 
Next Article Ironi Petani Sulsel Panen Rumput Laut Melimpah Produk Olahan Justru Tumbuh di Wilayah Lain Ironi Petani Sulsel! Panen Rumput Laut Melimpah, Produk Olahan Justru Tumbuh di Wilayah Lain

Follow

Temukan Kami di Media Sosial @sulselakurat
10kLike
50kFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
Berita Terpopuler
Pemrov Sulsel terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan
NewsPemerintahan

Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan, Targetkan Konektivitas Antar Wilayah Meningkat

By Redaksi
6 bulan ago
BBPOM Ingatkan Ancaman Jajanan Tak Aman, Vape hingga Obat Ilegal yang Mulai Menyasar Pelajar
Bukan Lagi Dijual Mentah, Ubi Jalar Sulsel Kini Tembus ke Pasar Jepang
Diduga Kecanduan Judi Online, Karyawan Distributor di Gowa Gelapkan Uang Perusahaan Hingga Ratusan Juta!
Kementerian ESDM Kaji Pembangunan Storage BBM di Selayar, Pasokan Energi Sulsel Berpotensi Lebih Kuat
about us

Portal media online wilayah Sulawesi Selatan Sulselakurat.co.id menyajikan berita harian yang jelas dan akurat.

News
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Peristiwa Terkini
  • Politik
Daerah
  • Kabupaten
  • Kota Makassar
Lingkungan
  • Isu lingkungan
  • Keberlanjutan
  • Pertambangan & energi
Kalender
  • Acara Adat
  • Acara Masyarakat
  • Festival
  • Kegiatan Daerah
Explore
  • Wisata
  • Budaya
  • Kuliner
Hiburan
  • Musik
  • Olahraga
About Us
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?