Kerusakan pada ruas jalan samping Tol Ir. Sutami, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan setelah sejumlah titik mengalami pengelupasan aspal hingga berlubang. Perbaikan jalan tersebut kini tengah dipersiapkan melalui koordinasi Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Balai Jalan.
Kerusakan ditemukan di beberapa kawasan, mulai dari Tamalanrea, Parangloe, hingga area pergudangan. Sejumlah bagian jalan mengalami pengelupasan lapisan aspal dan beton, sementara lubang juga terlihat di beberapa titik badan jalan.
Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Terlebih, ruas jalan di samping Tol Sutami merupakan salah satu jalur yang kerap dilintasi kendaraan berat.
Truk kontainer dan truk tronton menjadi bagian dari kendaraan yang rutin melintasi kawasan tersebut. Aktivitas kendaraan bermuatan besar turut menambah beban pada ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Selain persoalan kondisi jalan, kawasan ini juga kerap mengalami kemacetan. Kendaraan berat yang berhenti atau parkir di bahu jalan menjadi salah satu faktor yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Gangguan kendaraan hingga insiden lalu lintas di sekitar jalur tersebut juga berpotensi memperparah kepadatan, terutama pada ruas yang mengalami kerusakan.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan bahwa penanganan jalan rusak telah dikoordinasikan dengan pihak Balai Jalan.
Menurutnya, perbaikan ruas jalan di samping Tol Sutami merupakan kewenangan Balai Jalan. Koordinasi telah dilakukan agar penanganan dapat segera dilaksanakan.
“Kami sudah koordinasi dengan balai jalan, perbaikan segera dikerjakan,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya kepada media, Kamis (29/10/2026).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani persoalan infrastruktur dan kelancaran lalu lintas sesuai kewenangan masing-masing.
Andi Sudirman turut meminta masyarakat bersabar sembari menunggu pelaksanaan perbaikan. Penanganan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik di Kota Makassar..
