By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
sulselakurat.co.id
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Reading: Sekolah Rakyat Terkendala, Dinsos Sulsel Ungkap Banyak Anak Putus Sekolah Tak Mau Kembali Belajar
Share
  • Sulawesi Selatan
  • Peristiwa Terkini
  • Sulsel
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Lingkungan
  • Kesehatan
  • Kota Makassar
  • Keberlanjutan
  • Politik
sulselakurat.co.idsulselakurat.co.id
Font ResizerAa
Search
  • News
    • Peristiwa Terkini
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Ekonomi
  • Daerah
    • Kabupaten
    • Kota Makassar
  • Explore
    • Budaya
    • Kuliner
    • Wisata
  • Kalender
    • Acara Adat
    • Acara Masyarakat
    • Festival
    • Kegiatan Daerah
  • Lingkungan & Energi
    • Isu lingkungan
    • Keberlanjutan
    • Pertambangan & energi
  • Hiburan
    • Musik
    • Olahraga
  • Lainnya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Beranda » Sekolah Rakyat Terkendala, Dinsos Sulsel Ungkap Banyak Anak Putus Sekolah Tak Mau Kembali Belajar
KeberlanjutanNewsPemerintahan

Sekolah Rakyat Terkendala, Dinsos Sulsel Ungkap Banyak Anak Putus Sekolah Tak Mau Kembali Belajar

[email protected]
3 bulan ago
Share
Sekolah Rakyat Terkendala, Dinsos Sulsel Ungkap Banyak Anak Putus Sekolah Tak Mau Kembali Belajar
SHARE

Mengembalikan anak-anak putus sekolah ke bangku pendidikan menjadi tantangan dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Dinas Sosial (Dinsos) Sulsel mengungkapkan banyak calon siswa yang telah lama meninggalkan sekolah memilih bekerja membantu orang tua sehingga enggan kembali belajar.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka. Seleksi dilakukan dengan sistem penjangkauan langsung berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan prioritas bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang masuk kategori desil 1, kemudian desil 2 apabila kuota masih tersedia.

Kepala Dinas Sosial Sulsel, Abdul Malik Faisal, mengatakan program tersebut memang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan mencari calon siswa karena seluruh data sasaran telah tersedia dalam DTSEN. Kendala utama justru muncul saat meyakinkan anak dan orang tua agar kembali memprioritaskan pendidikan.

More Read

Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Petani Balla Luwu Siapkan Musim Tanam Baru, Kolaborasi dengan Masmindo Berpeluang Diperluas ke Sektor Pertanian
Jelang Hari Pernikahan, Rumah Calon Pengantin di Takalar Dibobol! Uang dan Emas Total Rp250 Juta Raib
Kabar Gembira! Pembangunan Bendungan Jenelata Ditarget Rampung 2028, Bakal Dukung Irigasi 23 Ribu Hektare di Sulsel
Potret Bangunan SD Inpres Borongbulo di Pelosok Gowa, Hanya Berdinding Bambu dan Seng!
Rokok Ilegal Masih Marak di Sulsel, 111 Juta Batang Disita dan Potensi Kerugian Negara hingga Rp113 Miliar

“Sebagian besar mereka sudah lama tidak sekolah, tidak mau sekolah lagi, bahkan sudah membantu orang tuanya mencari nafkah. Itu yang menjadi tantangan kami,” ujar Malik, Selasa (30/6/2026).

Malik menambahkan, tim di lapangan juga harus memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat mengubah masa depan anak.

“Data itu sudah ada dalam DTSEN sehingga tidak sulit melakukan penjangkauan. Yang sulit adalah bagaimana meyakinkan orang tua bahwa anaknya merupakan harapan dan investasi keluarga,” katanya.

Menurut Malik, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan anak putus sekolah bukan hanya dipengaruhi faktor ekonomi, tetapi juga perubahan kondisi sosial dalam keluarga. Anak yang telah lama bekerja untuk membantu orang tua umumnya merasa lebih terbiasa mencari penghasilan dibanding kembali mengikuti proses belajar di sekolah.

Kondisi itu juga membuat pendekatan yang dilakukan tidak cukup hanya dengan menyediakan akses pendidikan. Pendampingan kepada keluarga dinilai menjadi bagian penting agar orang tua dan anak memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan, meski di tengah tekanan ekonomi.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat di Sulsel memperoleh kuota 270 siswa yang tersebar di Kabupaten Soppeng, Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Bone, Sinjai, Takalar, dan Kota Makassar. Namun, minat pada jenjang SD masih rendah sehingga sebagian kuota direncanakan dialihkan ke jenjang SMP dan SMA sesuai ketentuan Kementerian Sosial.

You Might Also Like

Bertahun-Tahun Bermarkas di Parepare, PSM Berpeluang Pulang ke Makassar pada 2027
Ketua DPRD Bone Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan Staf PPPK, Dipicu Persoalan Kue Sajian Tamu
20 Daerah di Sulsel Dapat Proyek Jalan Baru, Anggarannya Tembus Rp258 Miliar
176 Tersangka Kriminal Selama Mei 2026 Diamankan, Kejahatan Jalanan di Sulsel Jadi Sorotan!
86 Kasus Kebakaran Terjadi di Makassar Selama 2026, Korsleting Listrik Jadi Sorotan!
TAGGED:Peristiwa TerkiniSulawesi SelatanSulsel
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 24 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan Kapal SAR dan Pesawat Boeing Untuk Cari Korban 24 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan Kapal SAR dan Pesawat Boeing Untuk Cari Korban
Next Article Ekspansi Semen China di Barru Dinilai Ancam Industri Semen Sulsel, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Berpotensi Terdampak! Ekspansi Semen China di Barru Dinilai Ancam Industri Semen Sulsel, Ribuan Tenaga Kerja Lokal Berpotensi Terdampak!

Follow

Temukan Kami di Media Sosial @sulselakurat
10kLike
50kFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
Berita Terpopuler
Harga Aspal Naik Hampir 50 Persen
EkonomiNews

Harga Aspal Naik Hampir 50 Persen, Biaya Proyek Infrastruktur di Sulsel Membengkak!

By [email protected]
4 bulan ago
Bisnis Pengiriman Kargo Kembali Bergairah, Tarif Angkutan Curah Melonjak
Kerugian Tembus hingga Rp1,19 Miliar! 22 Tersangka Penipu Loker Palsu hingga Jualan Susu MBG di Sulsel Diringkus
Lahan 7.000 Hektare Disiapkan, Petani Tebu Sulsel Berpeluang Jadi Mitra Pabrik Gula dan Bioetanol
Kabar Baik! Infrastruktur Jalan Sulsel Dikebut, Sejumlah Ruas Strategis Mulai Tersambung
about us

Portal media online wilayah Sulawesi Selatan Sulselakurat.co.id menyajikan berita harian yang jelas dan akurat.

News
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Peristiwa Terkini
  • Politik
Daerah
  • Kabupaten
  • Kota Makassar
Lingkungan
  • Isu lingkungan
  • Keberlanjutan
  • Pertambangan & energi
Kalender
  • Acara Adat
  • Acara Masyarakat
  • Festival
  • Kegiatan Daerah
Explore
  • Wisata
  • Budaya
  • Kuliner
Hiburan
  • Musik
  • Olahraga
About Us
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
  • SOP Perlindungan Wartawan
Copyright © 2026 Sulselakurat.co.id Berita Sulawesi Selatan. All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?