Proyek Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan 2025–2027 di Sulawesi Selatan terus dikebut di sejumlah daerah. Program tersebut ditargetkan memperkuat konektivitas antar wilayah serta mendukung distribusi barang dan mobilitas masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan sejumlah ruas jalan strategis mulai menunjukkan perkembangan pengerjaan, terutama jalur penghubung kawasan ekonomi dan akses utama masyarakat.
“Untuk Paket 2 dengan nilai anggaran Rp274 miliar yang mencakup 10 ruas jalan di wilayah Makassar, Gowa, dan Takalar, progres pekerjaan terus berjalan di sejumlah titik”. Ujar Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2026).
Pada ruas batas Bontoramba Gowa-Galesong-Pattallassang Takalar sepanjang 11,6 kilometer, progres pekerjaan tercatat mencapai 1,46 persen. Sementara ruas batas Gowa–Barombong–batas Takalar sepanjang 2,32 kilometer telah mencapai 6,38 persen.
Adapun ruas Panciro Gowa–batas Makassar sepanjang 4,18 kilometer menunjukkan progres 78,94 persen. Sementara itu, ruas batas Makassar–Bontoramba Gowa sepanjang 19,62 kilometer saat ini berada pada progres 35,46 persen.
Paket 4 dengan nilai anggaran Rp615 miliar yang mencakup 15 ruas jalan di Kabupaten Soppeng dan Wajo juga terus berjalan.
Ruas batas Soppeng-Ulugalung, Kabupaten Wajo, sepanjang 12 kilometer tercatat mencapai progres 10,31 persen. Sementara ruas batas Impa-impa–Anabanua, Kabupaten Wajo, sepanjang 17 kilometer telah mencapai progres 68,74 persen.
Pada Paket 5 dengan nilai anggaran Rp383,5 miliar yang mencakup wilayah Soppeng, Bone, dan Sinjai, sejumlah ruas jalan juga mulai menunjukkan perkembangan pengerjaan.
Ruas batas Ujung Lamuru–Palattae, Kabupaten Bone, sepanjang 44 kilometer saat ini mencapai progres 23,28 persen. Sedangkan ruas batas Bakunge Bone–Solo–Sampie sepanjang 9 kilometer berada pada progres 1,55 persen.
Andi Sudirman berharap seluruh pengerjaan dapat berjalan maksimal dan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
