Sebanyak 1.657 unit apartemen ikan dibangun di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Program ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan perikanan rakyat sekaligus upaya menjaga ekosistem laut.
Program tersebut tersebar di 13 wilayah pesisir. Di antaranya Makassar, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Kepulauan Selayar, Pangkep, Barru, Pinrang, Luwu Timur, hingga Palopo. Total kawasan pengembangan kini telah mencapai sekitar 11 hektar.
Sejumlah apartemen ikan yang dibangun sejak 2025 ini mulai menunjukkan perkembangan ekosistem alami di bawah laut. Berdasarkan hasil pemantauan bawah laut di wilayah Kabupaten Pinrang, beberapa apartemen ikan mulai ditumbuhi karang dan menjadi tempat berkumpulnya ikan.
“Dari hasil penyelaman beberapa hari lalu di Kabupaten Pinrang, apartemen ikan tersebut sudah menjadi media tumbuh karang dan feeding ground ikan,” ujar Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, apartemen ikan tersebut diharapkan dapat menjadi tempat berlindung, berkembang biak, dan mencari makan bagi biota laut.
Selain mendukung pemulihan ekosistem laut, program tersebut juga diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan nelayan di wilayah pesisir.
