Aktivitas penumpang dan distribusi barang di Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan, mengalami peningkatan sepanjang Januari hingga September 2026. Pertumbuhan ini terlihat dari jumlah penumpang, arus peti kemas, hingga layanan bongkar muat barang.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 Parepare mencatat jumlah penumpang mencapai 741.759 orang. Angka tersebut meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 628.515 orang.
Peningkatan juga terjadi pada aktivitas peti kemas. Hingga September 2026, Pelabuhan Parepare melayani 8.254 boks peti kemas atau naik 14,9 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 7.183 boks.
Sementara itu, arus barang nonpetikemas tercatat mencapai 854 ribu ton/m³. Jumlah ini meningkat 15,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 740 ribu ton/m³.
General Manager Pelindo Regional 4 Parepare, Darwis, menyampaikan capaian tersebut dalam kegiatan Media Port Visit di Pelabuhan Garongkong dan Pelabuhan Parepare pada Kamis (15/10/2026).
Menurut Darwis, peningkatan sejumlah indikator operasional menunjukkan perkembangan aktivitas transportasi laut dan distribusi logistik di wilayah Parepare.
“Pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional hingga September 2026 menjadi capaian yang positif bagi Pelabuhan Parepare. Kami akan terus menjaga kualitas pelayanan dan memperkuat koordinasi operasional,” ujar Darwis.
Selain penumpang dan barang, aktivitas kapal tercatat mencapai 1.282 kunjungan dengan total ukuran bruto kapal yang dilayani sebesar 6.53 juta GT hingga September 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6.45 juta GT .
Peningkatan aktivitas tersebut menunjukkan peran Pelabuhan Parepare dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pengiriman barang antardaerah. Pelindo menyatakan akan terus memperkuat pelayanan untuk menjaga kelancaran operasional serta konektivitas transportasi laut di Sulawesi Selatan.
